ETIKA KOMUNIKASI MAHASISWA UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA DALAM PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE TERHADAP INTEGRITAS AKADEMIK
Kata Kunci:
Artificial Intelligence, Etika Komunikasi Digital, Integritas Akademik, Etika MahasiswaAbstrak
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi telah mengubah praktik akademik mahasiswa, khususnya dalam pencarian informasi dan penyusunan karya ilmiah. Penggunaan AI yang semakin masif tidak hanya menghadirkan efisiensi akademik, tetapi juga menimbulkan persoalan etika komunikasi digital yang berimplikasi pada integritas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa memaknai dan menerapkan etika komunikasi digital dalam penggunaan AI serta implikasinya terhadap integritas akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap delapan mahasiswa dari berbagai program studi yang dipilih secara purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesadaran awal mengenai etika penggunaan AI, terutama terkait kejujuran, tanggung jawab, dan otonomi berpikir. Namun, kesadaran tersebut belum sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik yang konsisten. Penggunaan AI cenderung dinegosiasikan secara situasional dan pragmatis, terutama dalam konteks tekanan akademik, sehingga praktik transparansi dan kejujuran masih bersifat implisit. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa belum sepenuhnya dapat dikategorikan sebagai pengguna AI yang beretika secara konsisten. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan etika komunikasi digital menjadi aspek penting dalam menjaga dan memperkuat integritas akademik mahasiswa di tengah semakin intensifnya penggunaan AI dalam pendidikan tinggi.








